Mahasiswa Tolak Keputusan Mahkamah Konstitusi.

lawanhl.jpg

SOLO-Puluhan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa(4/3) menuntut pemerintah agar lebih serius menangani pendidikan di tanah air. Mereka melakukan unjuk rasa dengan membawa sejumlah poster di bundaran Gladag, Jl. Slamet Riyadi Solo mulai pukul 13.30 WIB.

seksi-dokumentasi-hl.jpgAksi mahasiswa ini adalah respon terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa anggaran pendidikan yang besarnya 20 persen dari total APBN, sudah mencakup keperluan pembayaran gaji guru. Keputusan ini menurut para mahasiswa menandakan ketidakseriusan pemerintah terhadap terpuruknya dunia pendidikan Indonesia. Pembayaran gaji guru seharusnya diambilkan dari pos anggaran lain sehingga anggaran pendidikan bisa dimaksimalkan untuk pembangunan infrastruktur dan pemerataan pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Minimnya anggaran pendidikan menurut para pengunjuk rasa ini juga akan memicu mahalnya biaya sekolah akibat komersialisasi dan kapitalisasi.

Baca juga artikel terkait di sini dan di sini.

Advertisements